RSS Feed

Memelihara buah naga

Posted on
MEMELIHARA BUAH  NAGA
Copy right,By: Fauza Ikhwanul Muslimin
Mahalnya harga buah naga disebabkan karena masih jarangnya pembudidayaan tanaman buah naga itu sendiri, oleh karena itu, melalui artikel ini saya ingin mengajak pembaca sekalian untuk belajar membudidayakan tanaman buah naga ini. Sebenarnya penanaman buah naga ini tidak tergolong sulit karena tanaman ini mudah hidup di area yang panas dan lembab. Berikut ini adaah tips – tips yang dapat anda praktikan untuk bisa mendapatkan tanaman buah naga yang subur dan produktif :
1.       Pemilihan tempat penanaman yang tepat.
Tanaman ini tergolong tanaman yang senang pada tempat yang panas/ lembab. Jadi usahakan menanam buah naga pada area yang terbuka dan terkena panas matahari secara langsung.
2.       Penyiraman tanaman
Pada proses pemberian air, usahakan menyiram tanaman ini sesuai kadarnya. Perhatikan juga waktu penyiramannya , penyiraman dapat dilakukan pada pagi dan sore hari, jika pada waktu musim kemarau penyiraman sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hidup tanaman ini, namun ketika musim penghujan usahakan mengurangi frekuensi penyiraman, apalagi jika curah hujan tinggi, jangan lakukan penyiraman.
3.       Pemupukan
Salah satu perawatan yang harus dilakukan pada tanaman buah naga adalah pemupukan. Mengenali sifat pupuk sangat penting dalam hubungan kebutuhan pupuk bagi tanaman buah naga. Dengan demikian bisa diketahuai pada setiap tahap pertumbuhan tanaman jenis pupuk apa yang dibutuhkan. Unsur nitrogen (N) dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar pada awal masa pertumbuhan tanaman yakni sejak tanaman muda hingga menjelang berbunga dan berbuah. Ketika tanaman buah naga mendekati masa berbunga tanaman banyak membutuhkan pupuk dengan kandungan fosfor (P) dan kalium (K) yang tinggi. Pemupukan harus dilakukan secara berkala sehingga dapat terpenuhi respon yang cepat dari pertumbuhan buah naga.
4.       Pengaturan percabangan
Pengaturan cabang bertujuan untuk mengatur pembuahan dan untuk menjaga kesehatan tanaman. Pengaturan percabangan ini dilakukan dengan cara pemangkasan cabang dan tunas bakal cabang. Sebaiknya pemangkasan dilakukan pada bakal cabang yang masih dalam bentuk tunas. Karena luka bekas pemangkasan tunas cabang tidak akan membahayakan bagi kesehatan tanaman. Cabang boleh saja dipelihara jika tumbuh pada ujung atas cabang, itupun jumlahnya harus dibatasi. Maksudnya agar pertumbuhan menjadi optimal. Pengaturan cabang yang baik dengan pola 1-3-5. Artinya, 1 batang utama, 3 cabang pertama, dan 5 cabang kedua. Buah hanya boleh muncul pada cabang kedua, jumlahnyapun dibatasi. Biarkan tumbuh 15 buah saja. Dengan asumsi tiap cabang menghasilkan 3 buah.

About firdausgarden

Pengusaha bidang agribisnis dan budayawan

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: